Lautan Pemikiran

Berfikir Jalan Keimanan

Agar Anak Terbiasa Dengan Dakwah

Posted by thinker on 13/07/2008

Agar anak terbiasa dengan dakwah. Ya, itulah judul rangkap yang ingin saya kongsikan dalam tulisan kali ini. Motifnya apa? Motifnya adalah, bagi para da’i di luar sana yang sudah berkeluarga, dan mempunyai cahaya mata, tentu sekali mereka menginginkan putera dan puteri mereka kelak akan mengikuti jejak dan langkah mereka sebagai pejuang agama Allah. Konsekuensi yang jelas dari keberhasilan ini adalah dari 3 sudut; (1) agar individu yang tercetak itu kelak akan menjadi figur yang mulia di sisi Allah, (2) agar masyarakat berada dalam lingkungan orang-orang yang soleh, yang akan membawa mereka dalam suasana yang islami dan penuh ketaqwaan, (3) isti’naf hayatul islam (dapat meneruskan kembali kehidupan islam) di dalam kehidupan secara keseluruhan mulai dari individu, masyarakat dan khususnya secara bernegara.Mengenalkan kehidupan dakwah pada anak-anak dapat dimulai dengan melibatkan anak dalam aktiviti dakwah. Hal ini penting untuk memberikan contoh dan lingkungan yang kondusif, sehingga suasana dakwah sudah boleh dirasakan anak sejak dini. Ajaklah anak turut serta ketika ibu menjadi peserta atau pembicara dalam pengajian, diskusi, seminar atau bahkan aksi-aksi protes terhadap penguasa yang zalim. Sesampai di rumah, anak boleh diminta pendapatnya tentang kegiatan yang baru saja ia ikuti. Boleh juga ditanya tentang tajuk yang disampaikan ibu, respon atau tanggapan para peserta, bahkan mungkin tanpa kita duga ia juga mempunyai kritik dan saran buat sang ibu. Sebelum memutuskan untuk mengajak anak pergi berdakwah tentu harus dipertimbangkan kondisi persiapan anak, baik dari sudut mental mahupun fizikal. Akibat dari persiapan tersebut, agar anak di sana nanti boleh merasa nyaman dan tidak malah menimbulkan masalah.

Mengajak anak untuk terlibat dalam dakwah boleh juga dilakukan secara tidak langsung. Misalnya dengan membantu orang tua saat orang tua tidak ada di rumah. Ketika ibu harus bergegas pergi pada awal pagi untuk urusan dakwah, ajaklah anak yang besar membantu adiknya menyiapkan keperluan sekolah, atau membantu membereskan rumah. Sehingga ketika ibu kembali rumah sudah rapi. Dengan cara itu, anak akan melihat langsung kesibukan orang tua dalam dakwah. Dan anak juga boleh merasakan langsung bagaimana ia ternyata boleh membantu mendukung dakwah meski hanya dengan melakukan sebagian kecil pekerjaan ibu di rumah. Usahakan untuk menciptakan suasana di dalam rumah dengan lebih kreatif dan efektif, misalnya dengan menciptakan diskusi sesama keluarga dalam hal-hal yang membangkitkan fikrah, saling nasihat menasihati dan cara-cara lain yang seumpamanya. Gak susah kan? Sila usahakan, insyaAllah berhasil.

Salah satu cara untuk menumbuhkan semangat dan motivasi kepada anak-anak ialah dengan menceritakan kepada anak-anak bagaimana kehidupan Rasulullah dan para sahabat. Sampaikan kepada mereka bahawa kehidupan Rasulullah dan para sahabat tidak pernah lepas dari kehidupan dakwah. Ceritakan bagaimana perjuangan Rasulullah dan para sahabat menyebarkan Islam ke seluruh dunia. Sesekali, penting untuk disampaikan kepada anak janji-janji Allah untuk para pengemban dakwah. Tidak ada salahnya jika anak juga diberikan penjelasan yang benar tentang jihad misalnya. Ketika tengah melihat aktiviti atau membaca koran biasanya ada topik yang menarik. Bagus bila anak sudah langsung boleh berkomentar dan memberikan pendapat. Justeru, kita tinggal menambah atau memberikan arahan serta solusi menurut Islam. Jika anak-anak belum memberikan respon, kita boleh memancingnya dengan bertanya kepada mereka, apa tanggapannya setelah melihat itu semua. Bukan hanya tanggapan, jika perlu ajaklah anak memberikan respon secara konkrit. Boleh juga dengan mengajak mereka berdoa bersama-sama setelah usai solat berjemaah agar Allah memberikan pertolongan kepada mereka. Jangan lupa biasakan anak juga berdoa untuk keselamatan dan kejayaan umat Islam di seluruh dunia. Agar anak terbiasa dakwah, bertawakallah kepada Allah SWT, serta berusahalah dengan sekuatnya, agar nantinya anak kita dapat mendoakan kita setelah kita berada di alam yang lain.

Wassalam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: