Lautan Pemikiran

Berfikir Jalan Keimanan

Natasha – Victor Malarek

Posted by thinker on 19/12/2008


Oh, Natasha! Natasha! Awalnya kufikir aneh juga rasanya dipanggil dengan nama lain. tapi aku segera menerimanya sebagai pelarian. Ketika aku larut dalam fikiran dan impian, aku adalah Marika (yang bebas dari penjara ini). tapi, ketika aku sedang bersama laki-laki, aku menjadi seorang perempuan lain (pelacur bernama Natasha, yang mati dan dingin dalam diriku).

Natasha adalah mimpi burukku. Marika adalah penyelamatku. Aku tak pernah memberitahu nama asliku kepada semua laki-laki itu. Dan mereka tak pernah bertanya.

(petikan dalam buku – Natasha, Menyibak Perdagangan Seks Dunia, Victor Malarek)

Victor Malarek, wartawan yang berasal dari Ukrain ini telah mengupas tentang fenomena trafiking (perdagangan wanita) di Eropah Timur. Cara perekrutan, jalur penyeludupan, tempat penangkapan (baca: pencurian), sehingga akhir daripada tujuan adalah wanita yang menjadi korbannya. Malarek tidak segan-segan mengungkap tuntas (tanpa penyelesaian) berbagai-bagai pihak yang terlibat. Mulai dari mafia Rusia, pasukan PBB sehinggalah negara-negara Barat yang tidak serius menanganinya yang akhirnya menjadikan trafiking sebagai komoditi politik. Natasha membongkarkan segala kebobrokan (baca: kerosakan) yang menyebabkan maraknya trafiking wanita. Satu fenomena mengkhawatirkan yang tidak hanya sebuah masalah di luar sana, tapi mungkin berlaku di negara kita.

Buku ini, saya sudah melihatnya 2 bulan lalu. Tapi, belum tertarik untuk membelinya. Minggu yang lalu, entah kenapa, saya ‘terdownload’ (torrent) satu cerita yang bertajuk ‘TAKEN’. Setelah selesai download. Saya menontonnya pada waktu malam dengan tujuan merehatkan otak yang sedang kepenatan ketika menulis untuk seketika (sebab, saya jarang menonton cerita hollywood sampai habis, kalau ceritanya tidak best). Namun, setelah menontonnya dalam beberapa minit, saya terasa kelainan di dalam ceritanya. Kronologi cerita yang bermula dari awal penculikan 2 orang gadis (Kim anak kepada pelakon utama, Bryan) yang terbang ke France bersama Amanda untuk ke rumah sepupunya. Namun, kegembiraan yang diharapkan, bertukar menjadi sebuah mimpi ngeri persis seperti apa yang diungkapkan oleh sekian banyaknya Natasha (Natasha, karya Viktor Malarek) di seluruh dunia. Seperti adat kebiasaan filem Hollywodd yang lain. filem ini juga tidak ketinggalan memaparkan aksi Sang Hero dalam pencarian anaknya yang diculik untuk diperdagangkan kepada pembeli-pembeli yang kaya dari seantero dunia. Jika Viktor Malarek mengungkapkan bahawa sangat sedikit jumlah Natasha yang berjaya ‘terselamat’ dan diselamatkan. Apakah Sang gadis di dalam cerita Taken ini, mampu dijejaki lalu diselamatkan oleh Sang Ayah? Jeng, jeng…. jeng! Anda nonton sendiri ok. Barulah suspen.

Guys, 2 karya di atas, iaitu sebuah buku karya Viktor malarek bertajuk Natasya dan sebuah filem Hollywood arahan Pierre Morel adalah sebuah fenomena yang terjadi di seluruh dunia khususnya di Barat. Perempuan dijadikan satu komoditi perdagangan seks yang melampau. Mereka ditipu, diculik, dipaksa, didera dan dizalimi dengan penuh emosi dan menekan jiwa yang sungguh mendalam. Para korban sering dipersalahkan, namun tidak ada siapa yang mengambil tahu untuk mengatasi masalah tersebut.

“Mobil-mobil sering melambat dan orang di dalamnya berteriak, “Dasar pelacur! Pekerjaan seperti itu tidak pantas buatmu!” Tapi mereka tak pernah berhenti untuk menanyakan apakah mereka bisa membantuku” – Steafa, remaja Moldova korban trafiking di Itali.

Motif saya ketengahkan 2 karya di atas, bukanlah hanya berniat sebuah pengungkapan fakta dan realiti semata, melainkan saya ingin mengajak kita semua melihat permasalahan tersebut dari perspektif Ideologi Islam. Ternyata, Kapitalisme tidak mampu menyelesaikan berbagai-bagai problematika yang berlaku di dunia. Masalah ekonomi, pendidikan, sosial dan seluruhnya yang lahir dari akal manusia ini bagaikan telur yang berada di hujung tanduk. Produk-produk yang sudah tidak laris lagi di pasaran seperti sekulerisma, kapitalisme, demokrasi, globalisasi, Hak Asasi Manusia, Perjuangan Gender, Feminisma dan lain sebagainya sudah tidak mendapat tempat lagi bagi manusia sejagat. Bukan setakat kaum muslimin saja yang menyedarinya, malah para ilmuwan barat sudah menghidu akan keruntuhan sistem yang rapuh ini di kemudian hari, yang akhirnya akan diganti dengan satu kekuasaan Khilafah. Ia bukan setakat memberi rahmat dan pelindungan kepada Muslim, bahkan kepada Non-Muslim juga.

Wahai Kaum Muslimin, ayuh sedar dan bangkitlah dari kelalaian dan kelekaan kita selama ini. baik anda seorang guru, ustaz, penarik beca, konduktor bus, programmer komputer dan seluruhnya agar bersama-sama berjuang untuk mengembalikan kehidupan islam di dunia ini secara kaffah (total). Dimulai dari peningkatan taraf berfikir, dan seterusnya berjuang di tengah-tengah masyarakat dengan menyeru agar bergabung dalam sebuah kesatuan ummah untuk memperjuangkannya. Tanpa basa-basi, tanpa kompromi dan tanpa berselindung di sebalik kebathilan, insyaAllah, kebenaran pasti akan mendominasi. Allah SWT berfirman:

Dan katakanlah: “Yang benar telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sesungguhnya yang batil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap. (QS. Al-Israa’[17]: 81)

Wallahu’alam

2 Responses to “Natasha – Victor Malarek”

  1. Welma La'anda said

    Buku rupanya. akak baru perasan. nampak kat fajarilmu

  2. Welma La'anda said

    He he. sebenarnya hari tu, akak tengok sepintas lalu entri ni. akak ingatkan entri ni berkisar tentang buku dan filem.

    bila akak terpandang cover buku ni di fajarilmu, eh..akak teringat entri Thinker..ooohh..baru akak tahu..entri ni tentang buku dan filem..

    baru hari ni akak baca penuh…ehm..seperti yang thinker rumuskan daripada entri ni , iaitu seruan, “..peningkatan taraf berfikir dan seterusnya berjuang di tengah-tengah masyarakat….”..yer akak setuju tu..apa2 yang kita buat, tak kisahlah, menulis ka, membaca ka, menonton ka, dan lain-lain semuanya harus diinfakkan untuk perjuangan memartabatkan Islam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: