Lautan Pemikiran

Berfikir Jalan Keimanan

Pemandangan Itu…

Posted by thinker on 10/04/2009

pikir

Malam ini saya ke ibu kota menjemput ibu tercinta dari tempat kerja. Itu tidak aneh, dan perkara biasa. Namun, ada satu pemandangan yang membuat pandangan saya terhenti seketika. Tertarik? Tidak! Cuma Aneh, alias berfikir dan membuat saya merenung seketika. Dua orang gadis yang sedang akrab berjalan beriringan (mungkin sahabat akrab). Seorang memakai pakaian ala islami, berjilbab (jubah), berkerudung labuh plus niqab (penutup muka). Sangat menenteramkan jiwa bagi yang memandangnya. Sahabat di sebelahnya pula memakai seluar jeans, berbaju blaus ketat dan berkerudung moden. Ah, pemandangan itu…

Maaf, jangan salah faham atau tersalah sangka. Saya tidak berniat untuk mempertikaikan persahabatan di antara kedua gadis tersebut, kerana ia tidak perlu dibahaskan dan dipertikaikan. Seorang muslimah berhak bersahabat dan menjalin ukhwah dengan muslimat lainnya, selagi tidak melanggar adab ukhwah dalam persahabatan. Mungkin ada di luar sana yang berpandangan bahawa gadis yang tidak memakai jilbab dan berkerudung labuh, tidak layak berteman dengan gadis yang berjilbab plus berkerudung labuh. Ah, anggapan itu SALAH sama sekali. Saya juga tidak menyokong pandangan itu.

Saya berfikir sejenak…Mungkin…

1) Gadis berjilbab dan berkerudung niqab itu berteman (dengan gadis yang satu lagi) sekali gus berdakwah bersungguh-sungguh kepada temannya itu. Tetapi “BELUM BERJAYA”.

2) Gadis berjilbab dan berkerudung niqab itu berteman, namun tidak berusaha bersungguh-sungguh berdakwah kepada temannya itu.

3) Mereka berdua baru bertemu, lalu berteman dengan perkenalan ringkas.

Sekilas Dalil Tentang Seruan Dan Larangan Bagi Para Wanita

Dalil Atas Seruan Memakai Khimar (Kerudung Labuh)

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (TQS An-Nur[24]: 31)

Dalil Atas Seruan Memakai Jilbab (Jubah)

Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (TQS Al-Ahzab[33]: 59)

Dalil Atas Larangan Bertabarruj

dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya. (TQS Al-Ahzab[33]: 33)

Wallahu’alam…

Perbahasan Lebih Lanjut Berkenaan Pakaian Wanita Dalam Kehidupan Umum. Klik Di Sini!

2 Responses to “Pemandangan Itu…”

  1. wani said

    gaya penulisan mcm style indon..ni stdy kat indon eh?xpun ske bc bk indon @byk tgk cite indon..:p btw good work 4those reminder~

  2. thinker said

    style indon? hehe. Mgkn ada benarnya. Sebab, kebanyakan buku2 di dalam library saya, 90% adalah dlm tulisan Indonesia… termasuk buku2 yg ditulis oleh org barat dan timur tengah yg telah ditranslate ke dlm bahasa Indon… Tapi, tidak mengapa, selagi ia masih boleh difahami, tidak menjadi masalah, kerana yang menjadi fokus adalah isi penulisan tersebut.

    Thanks 4 the comment…

    Wassalam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: