Lautan Pemikiran

Berfikir Jalan Keimanan

Haram Memperindah Payudara – Mufti Mesir

Posted by thinker on 17/04/2009

mufti-mesirKairo, Mufti Agung Mesir (Mufti ad-Diyar al-Mashriyyah) Syaikh Dr. Ali Gum’ah baru-baru ini merilis fatwa yang menyatakan jika operasi memperindah bentuk payudara bagi perempuan adalah haram hukumnya secara syara’.

“Hukum mempercantik bentuk payudara perempuan adalah haram hukumnya, karena perbuatan tersebut masuk ke dalam perkara merubah ciptaan Allah,” demikian ditegaskan Gum’ah sebagaimana dilansir situs berita Mafkarah al-Islam (11/4).

Operasi untuk mempercantik bentuk payudara belakangan marak di kalangan perempuan tingkat menengah ke atas Mesir, bahkan di negara-negara Arab lainnya.

(sumber : eramuslim.com)

Apa yang difatwakan oleh Mufti Mesir tersebut adalah suatu perkara yang patut, dan diklasifikasikan sebagai perkara yang ma’ruf, kerana telah memfatwakan sesuatu perkara yang sememangnya haram di sisi syara’. Perbahasannya memang telah dibincangkan oleh para ulama’ mutakhir kini dengan rinci tentang keharamannya (rujuk link yang diberi). Tetapi, adalah sangat suka cita jika Mufti Mesir itu juga menyatakan keharaman Sistem Kapitalis yang dipegang oleh pemimpin-pemimpin kaum muslimin di seluruh dunia, termasuk Mesir itu sendiri yang masih meletakkan dasar sekularisme sebagai asas pemerintahannya.

Islam sebagai Agama yang benar dan lengkap dari semua aspek, yang diturunkan oleh Al-Khaliq kepada umat manusia, telah memberi aturan kepada umat manusia dengan sebaik-baiknya. Jika umat manusia mengikuti dan mengamalkannya, maka kemuliaan akan menimpa mereka, dan jika sebaliknya, maka sebaliknya pula yang akan menimpa mereka. Iaitu kehinaan, kemunduran dan kemurkaan dari Allah SWT.

Firman Allah (mafhumnya): “Pada hari ini, Aku telah sempurnakan bagi kamu agama kamu dan Aku telah cukupkan nikmatKu kepada kamu dan Aku telah redakan Islam itu menjadi agama untuk kamu.” [TQS Al-Maidah[5]: 3].

“Patutkah mereka mempunyai sekutu-sekutu yang menentukan mana-mana bahagian dari agama mereka sebarang undang-undang yang tidak diizinkan oleh Allah?” (TQS As-Syura[42]: 21)

Wallahu’alam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: