Lautan Pemikiran

Berfikir Jalan Keimanan

Wanita… Jangan letakkan otakmu di LUTUT!

Posted by thinker on 07/06/2009

wanitaOps…

TEMA ini sengaja ditulis sedemikian rupa. Kelihatannya seperti 18PL (tayangan untuk orang dewasa 18 tahun ke atas, mengandungi unsur ganas dan tutttt… )

Biar makhluk yang bergelar wanita alias aweks dapat mendengar kekecewaanku ini (chewah…)

Membicarakan wanita yang bergelar girlfriend or awek itu, or… whatever apa entah, apakah ia digelar akhwat or awek, menurut saya tak ada bezanya! Cuma istilah. Yang sering kita gunakan adalah awek atau minah aja. Ah, jangan terlalu bermain istilah, dan bermadah bicara. Serabut kepala nanti. Yang penting, kalian tahu, apa yang saya maksudkan!

Ish…

Awek itu ibarat nuklear yang sangat berbahaya (kalau kepala otaknya diletakkan di lutut). Wah… sabar dulu girl, jangan marah dulu!

Kenapa saya begitu berani mengatakan sedemikian rupa?

Padahal saya sendiri bakal menikah dengan wanita binti akhwat, hehe. Pernah tonton filem spiderman ? saksikanlah… bahawa seorang Hero pun boleh ‘cair’, jika yang menjadi isu itu adalah awek or girl, whatever! Begitu juga si Superman, manusia kuat yang takut dengan krypton, boleh luluh hanya kerana sang girlfriend. Jangankan spiderman dan superman guys, manusia yang iman dan ketakwaannya tinggi, hatta berstatus Ulama pun boleh kalah… Aduh, apa agak-agaknya rahsia sang wanita, sehingga begitu dahsyat sekali penangannya?

So…?

Jika kita mengamati daripada kejadian di atas… ceh… dapat kita fahami dan fikirkan tentang satu persoalan… bagaimana untuk menciptakan wanita yang baik al-muslimah binti solehah?

Langkah apa yang perlu kita mulai sehingga sang wanita tidak mengikut akan jejak langkah bohsia-bohsia murahan di luar sana? Dan tidak terus menerus meletakkan kepala otaknya di lutut! Ops… (Silahkan marah, jika terasa)

Apa sih yang harus kita lakukan agar otak ini bekerja secara benar dan tidak diletakkan di lutut? Kerana, apa yang kita perhatikan realitinya adalah… kita sering menemukan para wanita yang meletakkan otaknya di lutut.

Kenapa???

Sudah pastinya, dia sudah baligh (telah mengerti apa itu boyfriends… ahaks) tapi tidak boleh membezakan mana yang baik dan mana yang buruk alias mana yang HAQ atau mana yang BATHIL! Ini kerana… nafsu makhluk dunia sudah mirip dan persis seperti model, artis, selebriti atau apa sahaja namanya tu… ia telah menguasai pemikiran dan jiwa kita (kita? Ahaks…)

Hahh… kalau tidak berpegang tangan dengan si boyfriend (baca : buaya), dunia ini ibarat tidak sempurna alias tak lengkap, mungkin…. Mereka fikir separuh dunia ini telah hilang dimamah planet aliens agaknyer… LUCU!

Mereka rela di pegang dan diramas tangannya oleh lelaki yang belum jelas menjadi suaminya atau tidak! Kalau nantinya si balak (baca : boyfriend) menghilangkan diri setelah… tuttttttt…. Lantas, siapa yang rugi? Mereka dan keluarga mereka beb!

Apakah para wanita yang berlagak menjadi awek itu tidak pernah berfikir perhiasaan yang mereka dedahkan itu bakal menjadi SENJATA pemusnah untuk kaum lelaki khususnya. Padahal Allah SWT telah mengingatkan dengan jelas melalui kalam suciNya, Al-Quran. Agaknya… wanita yang otaknya di lutut tu… maksud AURAT pun dia tak mengerti. Akhwat wa ikhwan, cuba kalian tanyakan pada mereka…

“Eh wanita, apa itu AURAT yang kalian faham?”

“AURAT itu sup urat ek…”, Kah Kah Kah…

Astaghfirullah, DASAR wanita yang memalukan status muslimah. Bertaubatlah… dan bacalah al-quran di dalam surah An-Nur, ayat 31… Jika kalian tidak mampu membacanya, minimal baca maksudnya jelah!

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung (khimar) ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” (TQM an-Nur[24]: 31)

Kan, dengar dan fahami tu… Allah telah menyuruh kalian memakai kerudung. Tuhan kalian telah bertitah tu! Dah jelas? Sungguh sangat jelas bagi mereka yang mahu beruntung, baik di dunia dan akhirat. Kerudung yang syar’e itu tidak mengikut arus perdana dan perubahan trend. Apakah sekarang ini,banyak para wanita yang memakai kerudung yang dililit seperti orang di GIPSI… yang lehernye… hohoho (maaf jika tersinggung dan itu memang kenyataan). Batasan minimal kerudung itu diulurkan sehingga ke bawah dada, dan lebih baik jika diulurkan lagi ke paras pinggang agar lebih aman sis!

Allah SWT berfirman:

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (TQM al-Ahzab[33]: 59)

Ini bererti, khimar (baca : jilbab) it’s different girl…hohoho… Belum tahu?

Kalau kerudung itu, hanya dipakai di kepala, yang boleh diubah-ubah, boleh ditambah aksesoris lainnya pula tu… tapi tetap syar’e!

Kalau tak menutupi dada macam mana? Itu jangan ditanya BAHLOL! (pinjam bahasa P. Ramlee). Itu tetap kerudung, tapi it is not ISLAMI alias tidak syar’e. faham tak? Letih den menerangkan, nasib baiklah saya penyabar, kekeke…

Manakala, jilbab adalah… pakaian/baju yang menjulur ke bawah dan tidak ketat, tidak tembus pandang atau bahasa sainsnya… tidak lut sinar, hehe.

Hmm… Eh akhwat, nama pakaian itu apa yah???

Haha, sori friends… saya kan lelaki, jadi tidak berapa peka hal ini. Owh… OK, it’s JUBAH atau ada orang yang memanggilnya gamis… yang penting mafhumnya sama ya! Jangan sampai pakaian mandi dan renang itu, dikatakan jilbab! Wah, bahaya tu… Barangkali yang mengatakan begitu itu adalah… orang GILER! Lari….

Wanita, perempuan, akhwat, nisa’, muslimat… atau apa sahaja istilah yang kalian pegang… Allah telah menyuruh kalian berhijab alias berjilbab. Jangan tersengih-sengih dan diam je… Itu perintah dan titah Sang Pencipta la wei! Ayuh bergerak untuk menyahutnya.

Jika aweks al wanita binti muslimah, segera menyahut dan melaksanakan titah tuhannya, kerana kesedaran yang lahir dari akal sihatnya… walau apa pun yang Allah perintah dan yang Allah larang, sudah pasti ada kebaikan bagi mereka. Sudah jelas bukan? jangan jadi wanita yang berfikir menggunakan lutut. Ayuh, menjadi wanita yang berfikir cerdas serta realistik dalam menyelamatkan generasi Rabbani… Katakanlah…

“Ya Rabbi, Sami’na Wa Ato’na”

(Ya tuhanku, Kami dengar dan kami patuh)

4 Responses to “Wanita… Jangan letakkan otakmu di LUTUT!”

  1. salam, nampaknya banyak artikel menyentuh tentang wanita !

    eh, sebenarnya nak beritahu, Gramedia insyaAllah akan dibuka juga di KL. tunggu sahaja yer. Tapi buku Indonnya sikit sahaja. Masih tak boleh lawan Fajarilmu.

  2. thinker said

    w’salam,

    roger kak. Agak-agak biler ek bukak? tak sabar2 ni… hehe

  3. ada berita cakap bulan April. Buka kat KL dulu baru di Penang. Tetapi nampaknya buka di Penang dulu. Mungkin kerana akak ada di situ kot. Nanti akak cuba2 tanya penjual di Gramedia Penang yer🙂

  4. thinker said

    ok, roger🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: